Tradisi Khitbah (lamaran) : dari tertutup hingga meriah

Apa yang dipikirkan kita ketika kita melihat gambar diatas?…

tentunya kita berfikir Ini adalah seperti acara selamatan pernikahan. Bagi orang kampung acara seperti ini adalah hal yang paling jarang terjadi karena dari hiasan dan dekor sudah terlihat ini bukan acara selamatan biasa.

Biasanya kalau di kampung hal yang terpenting didalam acara tersebut, bagaimana menyambut tamu atau melayani para undangan yang paling utama. Karena biasanya yang hadir dari kalangan pemuka agama, tokoh masyarakat, orang yang penting di kampung, jadi suasananya lebih khidmat dan serius.

pelaksanaan khitbah atau yang biasa dikenal dengan istilah lamaran sudah menjadi tradisi baik dikalangkan masyarakat Kalimantan Barat dan sudah menjadi adat sebelum melangkah ke jenjang pernikahan.

Tapi, saat ini perayaan khitbah atau lamaran bukan menjadi hal yang dianggap menegangkan seakan-akan antara diterima atau tidak. Karena jika pada saat terdahulu khitbah adalah sebuah pertemuan 2 keluarga besar yang akan menjadi lebih besar keluarga.

Dulu, 2 calon pernikahan laki-laki dan perempuan tidak mau berbicara, tapi saat ini nampaknya lebih banyak memberikan kesempatan berbicara adalah kedua calon yang akan menikah. Karena kalau dulu, apapun keputusan masing-masing keluarga besar bagi kedua calon adalah mengikuti dan pasrah atas kesepakatan kedua belah pihak.

Namun saat ini kesempatan lebih banyak bagi kedua calon, karena pergeseran stigma jadi pemahaman masyarakat sekarang, kedua calon inilah yang akan paham dan menjalani kehidupan pada saat rumah tangga.

Admin Ikhbarneo
Admin Ikhbarneo

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *